Menjadi Orang Baik Tak Selamanya Diperlakukan Baik Pula
Tuhan
menciptakan persifatan manusia berbeda beda , ada yang baik dan ada yang buruk.
Kita manusia hanya tinggal menjalani dan menikmati saja apa yang telah Tuhan ciptakan.
Menjadi orang baik tak senyaman apa yang dipikirkan, menjadi baik tak selalu
hidup aman dan tentram. Banyak terjangan yang akan di hadapi, banyak
permasalahan yang akan dijumpai. Kita merasa apa yang kita lakukan itu baik,
namun tak selalu pandangan orang selaras dengan pandangan kita, bisa saja itu
menjadi boomerang terhadap maksud tujuan kita. Manusia itu sungguh sempurna,
namun hanya sedikit yang memiliki kesempurnaan hati.
Zaman sekarang, ilmu lebih dipentingkan daripada adab. Itu merupakan perilaku orang-orang jahiliyyah.
Orang-orang yang melakukan sesuatu tanpa hati, melainkan mengedepan kan ego dan
nafsunya. Menjadi orang baik tak hanya dinilai dari orang lain saja,
tapi penilaian diri sendiri pun sangatlah penting, intropeksi diri merupakan
cara menilai diri. Tak heran, menjadi baik tak sepenuhnya akan di anggap baik
dan menjadi buruk tak sepenuhnya akan dianggap buruk.
Semangat
untuk orang yang merasa pribadinya baik. Jangan menjadikan cemoohan orang orang
diluar sana sebagai beban hidup kalian. Jangan percaya langsung akan percakapan
orang orang tentang kalian. Kalian suatu saat akan berada diatas langit,
dijunjung tinggi oleh orang lain, tapi jangan sesekali kalian lupa akan daratan
tanah yang selalu menjadi tempat pijakan kalian ketika kalian sedang berada di
bawah.
Semangat
untuk orang yang merasa pribadinya masih buruk. Kalian bukan produk Tuhan yang gagal,
melainkan kalian adalah produk Tuhan yang belum terbuktikan kualitasnya.Tuhan menciptakan buruk hanya
sebagai cobaan untuk kalian, Tuhan ingin kalian lebih kerja keras dalam
menghapus cobaan itu.
"Jangan pikir kamu berubah
jadi baik, orang disekitarmu memandangmu selalu
baik, ketahuilah makin kau baik, maka makin banyak rintangan yang akan
kau jumpai"
mantapp
BalasHapus