Postingan

Menjadi Orang Baik Tak Selamanya Diperlakukan Baik Pula

Tuhan menciptakan persifatan manusia berbeda beda , ada yang baik dan ada yang buruk. Kita manusia hanya tinggal menjalani dan menikmati saja apa yang telah Tuhan ciptakan. Menjadi orang baik tak senyaman apa yang dipikirkan, menjadi baik tak selalu hidup aman dan tentram. Banyak terjangan yang akan di hadapi, banyak permasalahan yang akan dijumpai. Kita merasa apa yang kita lakukan itu baik, namun tak selalu pandangan orang selaras dengan pandangan kita, bisa saja itu menjadi boomerang terhadap maksud tujuan kita. Manusia itu sungguh sempurna, namun hanya sedikit yang memiliki kesempurnaan hati.  Zaman sekarang, ilmu lebih dipentingkan daripada adab. Itu merupakan perilaku orang-orang jahiliyyah. Orang-orang yang melakukan sesuatu tanpa hati, melainkan mengedepan kan ego dan nafsunya. Menjadi orang baik tak hanya dinilai dari orang lain saja, tapi penilaian diri sendiri pun sangatlah penting, intropeksi diri merupakan cara menilai diri. Tak heran, menjadi baik tak sepenuh...

Minder?

Memiliki sifat minder sungguh tidak mengenakkan terhadap diri sendiri. Sifat ini cenderung berkonotasi negatif, mengapa? rasa malu, grogi, gugup untuk tampil di hadapan orang banyak itulah yang secara tidak langsung bakal menyiksa diri pribadi. Minder atau rasa ketidakpercayaan diri ini terbentuk karena merasa diri tak selaras dengan pemikiran diri sendiri dan merasa diri jauh dibawah orang lain. Minder juga memang sulit dihilangkan, namun bayangan sulit itulah yang sering membuat urung niat untuk menghilangkan rasa minder ini. Orang-orang minder tersebut sering berasumsi bahwa minder sebagai takdir,bawaan lahir yang tidak mungkin dihilangkan, namun menurut saya minder adalah sebuah penyakit yang cukup mudah dihilangkan. Cobalah hilangkan rasa ketakutan untuk berbuat hal yang menurut kalian tak mungkin kalian lakukan, keluarlah dari zona nyaman, dan cobalah hal hal baru yang tak pernah kalian rasakan. Sesuatu bila hanya di bayangkan hasil akhirnya, itu tak akan berbu...

Menjadi ambisius itu selalu dikucilkan?

Ambisius sering dihubungkan dengan sifat negatif seseorang. "Dia orangnya ambisius, ga asik main ama dia" Manusia dengan sifat ambisius ini, merupakan pribadi yang dapat dinilai dengan pandangan yang positif dan negatif. Kita mungkin mengenal kata ambisius merupakan kata yang konotasinya negatif bukan? Karena ambisius sering terlihat mementingkan diri nya sendiri dan seperti tak mau tahu akan teman,lingkungan sekitar. Perlu diketahui, dibalik ambisius nya orang, mereka punya tujuan dan pencapaian yang harus mereka capai, sehingga mereka mengharuskan diri untuk menjadi pribadi yang ambisius untuk bisa bergerak cepat dalam mencapai tujuan yang mereka inginkan. Mungkin para pembaca punya teman yang ambisius? Terlihat seperti asik sendiri bukan? Ambisius yang baik merupakan mereka yang dapat menyeimbangkan sebagaimana kondisi tertentu. Manusia ambisius bukan maksud untuk tak mau mengenal pertemanan,lingkungan sekitar,melainkan mereka mencoba membatasi ...

Mengapa Harus Merendahkan?

“hahahaha, mana mungkin kamu bisa masuk tentara, badan mu kurus cungkring gitu juga!” “hah?! Yakali lu bisa ranking 1, ngaca lah wkwk” Pernahkah kalian mendengar kata kata seperti itu? Satu sisi itu membangkitkan semangat untuk dapat membuktikan. Di sisi yang lain, itu menjadikan kata kata yang menyakitkan yang dapat menjatuhkan semangat perubahan. Perlu diketahui, mungkin kalian sadar akan kemampuan belajar yang jauh di bawah rata rata teman sebaya nya, yang bilamana contohnya bila ada tugas kelompok, kehadiran kita sering di pandang sebelah mata bukan? “ahh, sekelompok sama dia bisa apa sih, paling numpang nama doang .” “Pak, gamau ah sekelompok sama si dia mah, suka ga kerja!” Oke, mungkin ini merupakan penilaian manusia ketika pertama kali mengenal sifat dan kemampuan temannya, biasanya ini dilakukan ketika awal ketika kita diterima disekolah baru. Ketika awal pembelajaran, misal si “A” wah pinter banget ketika diskusi,enak diajak ngobrol, tapi si “B” pendiem,la...

Mari Berkenalan

Halo penjelajah Google! Perkenalkan nama saya Anthonio Akbar , saya lahir di Lhokseumawe,Aceh. Saya hidup dan besar di Bandung, saya merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. Entah mengapa saya terdorong untuk mulai mencoba masuk ke dalam dunia blog ini. Saya hanya mencoba mencurahkan apa yang saya hasilkan dan mencoba berbagi ke seluruh penjelajah Google atas apa yang saya hasilkan. Semoga saya bisa terus berlanjut menempuh pendidikan dalam dunia IT ini, sehingga pengalaman dalam mengakses blog ini semakin terasa nyaman dan berkesan. Instagram : antho.nio19 Facebook : thonio